Home Start Back Next End
  
26
Adanya
gejala  
pembaharuan  
dalam  
bidang  
arsitektur  
mulai  
dikenali  
dan
dikemukakan untuk pertama kali oleh Charles Jenck dalam sebuah seminar di
Eindhoven,
Belanda
dan
terlihat
dalam
bukunya
“The
Language
of 
Post-Modern
Architecture”.
Dalam bukunya
tersebut
dijelaskan
mengenai
prinsip
dasar
desain
arsitektur post modern, antara lain:
Pluralistik : Banyaknya ragam sehingga menimbulkan variasi gerakan.
Komunikatif     
:     
sebagai     
alat     
komunikasi,     
bangunan     
dapat
mengkomunikasikan waktu terdahulu, sekarang dan akan datang.
Tempat 
dan 
sejarah 
berakar 
pada 
tempat 
dan 
sejarah. 
Prinsip 
ini
mendorong  usaha 
untuk  selalu 
menggali  data  lingkungan  dan  arsitektur
masa lampau, serta mengangkat kembali ekspresi arsitektur yang sempat
hilang pada arsitektur modern yaitu : ornament dan konteks urban.
II.3.3 Tinjauan Arsitektur Post Modern
Istilah post modern hanya dapat dipakai bagi arsitek yang sadar akan makna
arsitektur
sebagai
suatu
bahasa
(sarana
komunikasi).
Gejala timbulnya
gerakan
ini
terlihat
sejak komunikasi dalam karya – karya arsitektur
modern
mulai kabur dan
makna –
makna
sosialnya makin hilang. Pengertian arsitektur sebagai suatu bahasa yaitu bahwa arsitektur
merupakan
“vehicle
of
Meaning” yaitu
alat
untuk
menyampaikan
pesan
tertentu
dan
arsitektur merupakan suatu alat untuk komunikasi. Arsitektur post modern mengingat
keadaan   masa   lalu,   mengadakan   pendekatan   positif   terhadap   bangunan   metaphor,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter