|
27
vernakular,
ruang
baru
dan
arti
ganda.
Sarana
komunikasi
dalam
arsitektur
post
modern
dapat dilakukan untuk 2 arah, yaitu :
Orang orang yang mengerti pada makna makna arsitektur.
Masyarakat awam yang
lebih
mementingkan kenyamanan cara
hidup dan bangunan
bangunan tradisional.
Cara komunikasi dalam arsitektur dapat dilakukan dengan :
Ungkapan bentuk (metaphor)
Kata (unsur unsur bangunan : jendela, pintu)
Sintaksis (penyatuan unsur bangunan/komposisi)
Semantik
(mengembangkan
makna
yang
ada,
hubungan
dari
unsur
unsur
bangunan dan bentuk bentuk yang terjadi)
II.3.4 Tahap Perkembangan Arsitektur Post Modern
Berdasarkan
pengamatan
Charles
A.
Jencks,
terdapat
6
tahap
perkembangan
yang
menjadi sumber pembentukan gaya post modern (dalam studi penerapannya), yaitu :
1. Historicism
Merupakan aliran
yang menitik
beratkan
pada
aspek
sejarah.
Perkembangan
aliran
ini
menimbulkan
arsitektur
radikal
ekletik
yang
memiliki
cirri
menciptakan
masa
lalu
dalam menyelesaikan
ruang,
penggunaan
motif
motif
dan
simbol
simbol
histrois, serta penggunaan elemen/material lama. Penampilan bangunannya
memberi kesan kilasan sejarah yang samar
samara. Contohnya bangunan Casa
Baldi, Roma 1959 1961, karya Paolo Portoghesi. Menampilkan persilangan
dual
|