|
25
mengelompokan
orang
orang
ke
dalam
hubungan
kerja
dengan
sebaikbaiknya
sehingga
para pekerja dapat bekerja dengan seekonomis mungkin dalam bidangnya masingmasing.
Menurut pandapat Drs. Manulang
di
dalam bukunya Pengantar Ekonomi Perusahaan yang
dikutip
oleh
Yacob
Ibrahim
(2003,
p129),
bentukbentuk
organisasi
dilihat
dari
hubungan
kerja,
serta
lalu
lintas
wewenang
dan
tanggung jawab.
Bentuk
bentuk
organisasi
dapat
dibedakan
atas
4
bagian yaitu
bentuk
organisasi
garis,
bentuk
organisasi
fungsional,
bentuk
organisasi garis dan staf, dan bentuk organisasi fungsional dan staf.
c.
Pelaksanaan pengarahan
Dalam menjalankan pekrjaan, pimpinan perusahaan atau proyek harus
dapat mengarahkan
para
karyawan
untuk
mengerjakan
pekerjaan
dengan
cara
memberi
instruksi,
petunjuk,
dan
lain
sebagainya.
Untuk
mudahnya
para
karyawan
dalam
menjalankan
tugasnya,
pimpinan
harus mendelegasikan
kekuasaan pada pimpinan
menengah, agar mereka dapat melaksanakan
tugasnya dan memberikan pertanggungjawaban dari tugastugas yang diberikan.
d. Pelaksanaan pengawasan
Pimpinan perusahaan atau proyek
harus melakukan pengawasan terhadap
kegiatan usaha
yang dikerjakan secara teratur. Apakah hasil
dari pekerjaan
telah sesuai dengan rencana
yang
telah
ditetapkan
dan
bila
terjadi penyimpangan
perlu
dilakukan
tindakan perbaikan agar
kesalahan
tidak
terjadi
secara
terusmenerus.
Untuk
mencapai
tujuan
proyek dalam
jangka
panjang, sebaiknya
dibuat
dalam tujuantujuan
jangka
pendek agar lebih mudah
dalam
pengawasan.
2.4.5.4
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
Pembentukan sruktur organisasi
yang
dinuat tentu
telah didasarkan pada
bentuk
kegiatan
dan
cara
pengelolaan
dari
kegiatan
usaha
/
proyek yang
direncanakan.
Dan
berdasarkan
struktur
organisasi
ini
pula
baru
ditentukan
jumlah
tenaga
kerja
dan
keahlian
yang
diperlukan.
Berapa
jumlah
tenaga
kerja
yang diperlukan
disesuaikan dengan
jenis
pekerjaan,
struktur
yang
telah
dibentuk,
dan
jenis
keahlian
apa
saja
yang
diperlukan,
atau
kemungkinan
akan
diadakan
|