Home Start Back Next End
  
29
menyusun studi
kelayakan bisnis untuk memperkirakan situasi politik
yang
terjadi saat
proyek
dibangun
dan
kemudian diimplementasikan sehingga
proyek
dapat
menjadi layak.
Sebagai
illustrasi  menurut  Husein  Umar  (2003,  p259)  berikut  ini,  menunjukkan  betapa  keadaan
kekuatan
politik
suatu
negara,
dalam hal
ini Indonesia,
mempengaruhi roda
perekonomian
negara tersebut khususnya dalam hal nilai tukar mata uang Rupiah.
2.4.5.8
Aspek Keuangan
Tujuan
dari
menganalisa
aspek keuangan
ini
adalah
untuk
menentukan
dan
mengembangkan rencana investasi
perusahaan dengan
melakukan perhitungan biaya dan manfaat
yang
akan
diterima
perusahaan
pada
saat rencana
investasi tersebut
dikembangkan.
Perhitungan
tersebut
dilakukan
dengan membandingkan
pengeluaran
dan
pendapatan
dari
perusahaan
seperti
ketersediaan dana, biaya modal, kemampuan proyek untuk membayar kembali dana investasi
tersebut
dalam
jangka
waktu
yang
ditentukan
dan
juga
penilaian
pada
kelayakan
proyek
untuk
terus berkembang.
1) 
Kebutuhan dana dan sumbernya
Untuk
merealisasikan suatu
proyek
bisnis,
dibutuhkan
sejumlah dana
untuk investasi
perusahaan. Menurut
Yacob
Ibrahim(2003, p133),
biaya investasi adalah biaya yang
diperlukan
dalam
pembangunan
proyek,
terdiri
dari
pengadaan
tanah,
gedung,
mesin, peralatan,
biaya
pemasangan,
biaya
feasibility study
dan
biaya
lainnya
yang
berhubungan
dengan
pembangunan proyek.
Selain
digunakan
untuk
pembangunan
proyek,
dana
tersebut
juga
digunakan
untuk
modal
kerja
perusahaan yang
merujuk
pada
semua
investasi
yang
diperlukan
untuk
aktiva
lancar. Menurut
Yacob
Ibrahim (2003, p133), modal
kerja adalah biaya yang dikeluarkan untuk
membiayai
kegiatan
usaha
setelah
pembangunan
proyek
siap, terdiri
dari
biaya
tetap
(fixed
cost) dan juga biaya tidak tetap (variable cost).
Selain biaya investasi dan modal
kerja, yang harus diperhatikan dalam aspek
keuangan
ini
adalah
sumber
modal.
Menurut
Uma
r(2003,
p178),
beberapa
sumber
dana
yang
penting
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter