Home Start Back Next End
  
8
setempat.
Pahlawan
dan
pemimpin-pemimpin
masyarakat
terkemuka
yang
telah
wafat
didewakan dari generasi ke generasi dan arwah nenek moyang keluarga juga disembah.
Menurut Robinson (2002) masyarakat Jepang kebanyakan menganut dua
kepercayaan yaitu Shinto dan Buddha. Agama Buddha pertama kali diperkenalkan di
Jepang  oleh  orang  Korea  dan  Cina  sekitar  abad  ke-7  masehi.  Kedua  kepercayaan
tersebut mempunyai dasar kepercayaan yang sama
tentang makhluk hidup dan dunia.
Shinto  mempunyai  tuhan  yang  berbeda  yang  disebut  Kami.  Sedangkan  keberadaan
agama
Buddha
di
Jepang
itu
sendiri
selalu memiliki
anggapan
bahwa
Buddha
selalu
dimanifestasikan    
oleh    
bermacam-macam    
dewa    
Shinto    
dan    
Bodhisatvas.
Pada
zaman
Heian
(794
1185)
terjadi percampuran Buddha dan Shinto, ada
yang 
mengatakan 
bahwa 
dewa 
Shinto 
merupakan 
reinkanasi 
dari 
dewa 
Buddha
(
Fenollosa,2000). Menurut Matsubara, et al. dalam Hamzah
(5:2002)dengan
masuknya
Buddha ke Jepang terjadilah asimilasi kebudayaan Buddha pada saat reformasi Taika
(645)
yang
dikenal
dengan periode
Asuka.
Jepang
menerima
pengaruh
teknik
pahatan
Korea yang dipelajari dari Cina serta meneliti sutra-sutra Buddha terjemahan dari bahasa
Cina. Selain kebudayaaan Cina dan Korea yang mempengaruhi Jepang mengandung
unsur –
unsur India juga mengandung unsur –
unsur budaya yang datang dari negara –
Negara bagian barat. Dengan demikian kebudayaan Asuka dapat dikatakan sebagai
warisan budaya orient timur.
Littleton (2002),
mengungkapkan bahwa Shinto adalah kepercayaan asli orang
Jepang. Inti ajarannya adalah untuk memuja kami, yang bisa juga diterjemahkan sebagai
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter