|
13
c. Pemesanan Kembali (Replenishment)
1).
Replenishment
size
mengacu pada kuantitas atau sejumlah barang
yang akan
diterima
masuk ke dalam persediaan. Ukurannya dapat konstan, dapat
juga
variabel
tergantung daripada tipe sistem persediaan.
2).
Replenishment
pattern
mengacu pada bagaimana sejumlah
unit
tertentu dibutuhkan
dalam persediaan.
3).
Replenishment
lead
time
adalah
tenggang
waktu
antara
saat
pemesanan
suatu
item
dan penambahan sejumlah unit tersebut pada persediaan.
d.
Persediaan Pengamanan (Safety Stock)
Sering
juga
disebut
Buffer.
Adalah
persediaan yang
bertujuan
untuk
menghindari
kekurangan
bahan
produksi
ketika
terjadi
ketidakpastian
dari
waktu
pengiriman
dan
juga
permintaan
konsumen.
Penentuan
persediaan
pengaman
dapat
dikarenakan
adanya:
1).
Ketidakpastian dari permintaan konsumen. Hal ini dilihat dari perbedaan dar
peramalan permintaan dan permintaan actual dari konsumen.
2).
Ketidakpastian dari waktu pengiriman barang.
3).
Ketidakpastian
dari
jumlah
barang
yang
dipesan
dan
yang
dihasilkan
dikarenakan
adanya variability dari proses produksi.
Untuk
menjaga
jumlah
barang
sesuai
dengan
level
yang
diinginkan, adalah
penting
untuk
melakukan
pemeriksaan dari
persediaan
yang
sedang
dipesan
serta
pengendalian dari persediaan yang ada dalam gudang perusahaan.
|