|
8
2.2 Teori khusus
2.2.1 Pendekatan Basis Data
Basis
data
adalah
suatu
koleksi
data
yang
saling
berhubungan
secara
logikal, dan sebuah deskripsi data
yang dirancang
untuk
memenuhi kebutuhan
informasi
suatu
organisasi (Connolly, 2005,
p15).
Basis
data
juga
dapat
diartikan
sebagai
dari
file
yang
saling
berhubungan di
mana
setiap
baris
pada
suatu
basis
data
juga
harus
saling
terhubung dengan
baris
pada
lain
file
(Whitten,
2004,
p548).
Dapat
disimpulkan bahwa
basis
data
menyimpan
data
yang
saling
berhubungan yang
dibutuhkan
oleh
suatu
organisasi
untuk
menyediakan informasi-informasi yang berguna.
Dengan
basis
data
dapat
mempercepat proses
pemenuhan
suatu
kebutuhan informasi
suatu
organisasi
di
mana
kebutuhan
informasi
tersebut
berbeda-beda pada tiap-tiap organisasi.
Sebuah
basis
data
yang
besar,
memerlukan sebuah
perangkat
lunak
untuk
mengatur
basis
data
tersebut
secara
keseluruhan. Perangkat
lunak
yang
dapat digunakan
untuk
membuat,
mengakses,
mengontrol, dan
mengatur suatu
basis
data
dinamakan sistem
manajemen
basis
data,
biasa
disebut
dengan
database management system, disingkat DBMS (Whitten, 2004, p554).
Selain
membutuhkan sebuah perangkat lunak untuk
mengatur basis data
yang
ada,
sebuah
organisasi
juga
membutuhkan
seseorang
yang
bertanggung
jawab
terhadap
basis
data
yang
ada.
Orang
yang
bertanggung jawab
terhadap
realisasi
fisikal
dari
suatu
basis
data,
yang
meliputi
perancangan basis
data
fisikal,
implementasi, kontrol
keamanan
dan
integritas,
pemeliharaan
operasional sistem, dan
memastikan kepuasan pengguna terhadap
unjuk kerja
|