Home Start Back Next End
  
9
aplikasi dinamakan dengan database administrator , disingkat DBA (Connolly,
2005, p22).
2.2.2 Database Application Lifecycle (DBLC)
Untuk
merancang aplikasi
sistem basis data diperlukan tahapan-tahapan
terstruktur
yang
harus
diikuti
yang
dinamakan
dengan
Siklus
Hidup
Aplikasi
Basis
Data
(Database Application Lifecycle)  atau
disingkat
dengan
DBLC.
Perlu
diingat
bahwa
tahapan
dalam
DBLC
tidak
harus
berurutan, namun
juga
melibatkan  beberapa  pengulangan  ke 
tahapan  sebelumnya  melalui  putaran
balik (feedback loops). Tahapan-tahapan tersebut terlihat pada gambar 2.1.
Tahapan
Aktivitas Utama
Database planning
Merencanakan bagaimana tahapan dari DBLC dapat terrealisasi
dengan efektif dan efisien
System definition
Menspesifikasikan ruang lingkup dari sistem basis data
Requirement collection and
analysis
Mengumpulkan dan menganalisa kebutuhan dari sistem basis
data yang baru
Database desain
Desain konseptual, logikal dan fisikal dari basis data
DBMS selection (optional)
Memilih DBMS yang sesuai dengan sistem basis data
Application Desain
Melakukan desain tampilan dan aplikasi yang menggunakan dan
memproses basis data
Prototyping (optional)
Membangun model untuk sistem basis data yang memungkinkan
pendesain untuk memvisualisasikan dan mengevaluasi
bagaimana sistem akhir
Implementation
Membuat definisi fisikal dari basis data dan aplikasinya
Data convertion and
loading
Memasukkan data lama ke dalam sistem basis data dan merubah
koneksi dari aplikasi lama ke sistem basis data baru
Testing
Basis data diperiksa untuk mengetahui kesalahan dan
divalidasikan terhadap kebutuhan pengguna
Operation maintenance
Sistem basis data diimplementasikan secara penuh dan diperiksa
secara kesinambungan. Saat dibutuhkan, kebutuhan baru bisa
ditembahkan melalui tahapan alur hidup
Tabel 2.1 Tahapan DBLC (Connolly, 2005, p285)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter