|
27
requirements prototyping dan evolutionary prototyping. Requirements
prototyping
menggunakan
sebuah
prototype
untuk
menentukan
kebutuhan
dari
sistem Basis
data
yang
diusulkan
dan
ketika
kebutuhan
telah terpenuhi maka
prototype tersebut
akan
dibuang.
Sedangkan
evolutionary prototyping juga digunakan
untuk tujuan
yang sama,
namun
perbedaannya
adalah prototype ini tidak dibuang, dengan pengembangan
lebih lanjut menjadi sistem Basis data yang bekerja.
2.1.6.8 Implementasi
Tahap yang merupakan realisasi fisikal dari rancangan Basis data
dan rancangan aplikasi. Setelah menyelesaikan tahapan perancangan,
Basis
data
dan
program aplikasi
baru
dapat
diimplementasikan.
Implementasi
Basis
data
dapat dicapai dengan menggunakan
Data
Definition Language
(DDL)
dari
DBMS
yang
dipilih
atau
sebuah
Graphical User Interface (GUI).
Statement DDL
digunakan
untuk
membuat struktur Basis data dan file-file Basis data yang kosong.
Program aplikasi
diimplementasikan
menggunakan
bahasa
generasi
ketiga
atau
keempat
(3GL atau
4GL).
Sebagian
dari
program
aplikasi ini adalah transaksi Basis data yang diimplementasikan
menggunakan Data Manipulation Language (DML) dari DBMS yang
dituju,
yang
kemungkinan
terikat
dalam host
programming
language
seperti Visual Basic (VB), VB.net, Python, Delphi, C, C++, C#, Java,
COBOL, Fortran, Ada, atau Pascal.
|