|
77
2.2.3 Penyusutan
Semua jenis aktiva tetap, kecuali tanah, akan makin berkurang
kemampuannya untuk memberikan jasa bersamaan dengan berlalunya
waktu.
Beberapa
hal
yang
mempengaruhi menurunnya
kemampuan
ini
adalah
pemakaian, keusangan, ketidakseimbangan kapasitas yang tersedia dengan yang
diminta
dan
keterbelakangan
teknologi. Berkurang kapasitas
berarti
berkurangnya
nilai
aktiva tetap
yang
bersangkutan.
Hal
ini
perlu
dicatat
dan
dilaporkan. Pengakuan adanya penurunan nilai aktiva tetap berwujud disebut
penyusutan (depreciation).
2.2.4 Metode Penyusutan
Ada dua
faktor
yang
mempengaruhi besarnya penyusutan.
Dua
faktor
itu
adalah
nilai
aktiva
tetap
yang
digunakan
dalam perhitungan
penyusutan
(dasar
penyusutan) dan taksiran manfaat. Dasar penyusutan dapat berupa harga
perolehan
atau
nilai
buku
(angka
netto yang
dihitung
sebagai
harga
perolehan
dikurangi dengan akumulasi penyusutan).
Nilai
maksimum
aktiva
tetap
yang
dapat disusutkan adalah harga perolehannya. Tetapi, ada kalanya dianggap
bahwa
setelah
habis
dipakai,
aktiva tetap
yang
bersangkutan
masih
mempunyai
nilai, yang disebut nilai sisa (residual, scrap atau salvage value). Nilai sisa
adalah
taksiran
harga
pasar
aktiva
tetap
pada
akhir
masa
manfaat.
Dalam hal
demikian,
nilai
yang
dapat
disusutkan
adalah
harga
perolehan
dikurangi
nilai
sisa.
|