|
82
penghitungan
penyusutan
berbeda
dengan
metode
saldo
menurun.
Biaya
penyusutan dalam metode ini dihitung dengan menggunakan rumus :
Biaya Penyusutan = Tarif Penyusutan x Dasar Penyusutan
Dasar Penyusutan = Harga Perolehan - Nilai Sisa
Tarif
penyusutan
dalam
metode
ini
akan
merupakan
suatu
bilangan
pecahan
yang
makin
lama
makin
kecil.
Pembilang
dalam
pecahan adalah angka-angka tahun yang ada selama
masa
manfaat aktiva
tetap. Jadi, apabila suatu aktiva tetap
ditaksir
berumur
lima
tahun,
maka
angka-angka tahun yang ada adalah 1,2,3,4, dan 5. Pembilang untuk
tahun
pertama
adalah
angka
tahun
terakhir
(dalam contoh
ini
adalah
5).
Pembilang tahun kedua adalah angka tahun kedua setelah terakhir (4)
demikian seterusnya, sehingga pembilang pada tahun kelima adalah
angka
tahun pertama (1). Sebagai penyebut dalam pecahan adalah
jumlah
angka-angka tahun yang ada. Jadi penyebut dalam contoh di atas adalah :
1 + 2 + 3 + 4 + 5 = 15.
Dengan
menggunakan
contoh
kendaraan seperti yang telah
disebutkan di atas, biaya penyusutan pada tahun pertama akan dihitung
sebagai berikut :
Biaya Penyusutan
= 5/15 x (Rp 12.500.000,00 - Rp 1,00)
= Rp 4.166.666,29
|