Home Start Back Next End
  
28
6.
Mengizinkan
pengembalian
aksi
yang
mudah
(permit
easy
undo).
Hal ini dapat menghilangkan kegelisahan, karena pengguna tahu
bahwa 
kesalahan 
dapat 
dihindari, 
dengan 
begitu 
meningkatkan
keinginan untuk menelusuri pilihan-pilihan yang asing.
7.
Pusat 
kendali 
berada 
ditangan 
user 
(provide
sense 
of 
user
control), sangat menginginkan perasaan bahwa mereka sedang
berada  di  dalam  sistem  dan  sistem  merespon  aksinya.    Desain
sistem yang
membuat
pengguna
sebagai
pengontrol
aksi
daripada
perespon.
8.
Kurangi
beban
ingatan
jangka
pendek
(reduce
short
term
memory
load), keterbatasan manusia dalam
memproses
ingatan
jangka
pendek membutuhkan tampilan tetap sederhana, banyak halaman
tampilan digabungkan,
gerakan window yang banyak dikurangi, dan
pelatihan yang cukup dibagi untuk kode-kode, menghafal,
dan
rangkaian aksi.
2.14.3  Perancangan Antarmuka Pemakai
Menurut Shneiderman (1998, p475-478) terdapat tiga pilar perancangan
yang dapat membantu perancang antar muka pemakai untuk mendesain, dan
mengubah ide bagus menjadi sistem yang sukses, yaitu :
1.
Pilar 
pertama, 
yaitu 
dokumen 
dan 
pedoman 
proses 
(guidelines
document). Guidelines harus meliputi :
a.      Isu tata letak layar
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter