|
8
mempresentasikan suatu informasi, algoritma untuk memanipulasi informasi dan bahasa
serta teknik pemrograman yang selanjutnya untuk pengimplementasian.
Menurut
Jackson
(1999,
p15),
inteligensia
semu
adalah
bagian
dari
ilmu
komputer yang berhubungan dengan pertancangan sistem komputer inteligensi.
Menurut
Winston
(1992,
p1),
inteligensia
semu
adalah
suatu
ilmu
komputasi
yang
memungkinkan komputer
untuk
menanggapi,
menalar,
dan
bertindak
seperti
manusia.
Pada
awal
diciptakan, komputer
hanya
digunakan
sebagai
alat
berhitung
saja.
Namun,
seiring
dengan
perkembangan
zaman,
peran
komputer
semakin
mendominasi
kehidupan manusia.
Komputer tidak
lagi digunakan hanya sebagai alat berhitung, tetapi
juga diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang dapat dilakukan oleh manusia.
Manusia
mampu
menyelesaikan
segala permasalahan
yang ada di
dunia
ini
karena
manusia
memiliki
pengetahuan
dan
pengalaman.
Pengetahuan
dan
pengalaman
tersebut
diperoleh
melalui
suatu
proses
pembelajaran.
Semakin
banyak
pengetahuan
yang
dimiliki
manusia,
maka
diharapkan akan
lebih
mampu
menyelesaikan
permasalahan yang
dihadapi.
Namun
ternyata
pengetahuan dan
pengalaman
saja
tidak
cukup.
Manusia
juga
memerlukan suatu
penalaran
untuk
mengambil
keputusan
dalam
menyelesaikan
permasalahan
berdasarkan
pengetahuan
dan
pengalaman
yang
manusia
miliki.
Manusia
yang
memiliki
banyak
pengetahuan dan
pengalaman,
apabila
tidak
memiliki
daya
penalaran
yang
baik
akan
sulit
menyelesaikan
permasalahannya.
Agar
komputer dapat bertindak seperti dan sebaik
manusia,
maka komputer juga
harus
diberi
bekal pengetahuan dan kemampuan untuk menalar.
Pengertian
inteligensia semu dapat dipandang dari berbagai sudut pandang,
antara
lain sudut pandang inteligensia itu sendiri, sudut pandang penelitian, sudut
|