|
35
yang berbeda
sebagai contoh,
media penampilan (string
quartet,
trio
sonata),
teknik
komposisi (fugue, variation), atau fungsi (prelude, overture, offertory).
Bentuk
musik bergantung pada disposisi dari
unit struktur
tertentu secara
suksesif
dalam suatu
waktu. Prinsip dasarnya dapat dipahami dari pertimbangan singkat
mengenai
melodi
yang
dapat
didefinisikan
sebagai
suksesi
terorganisir
dari
nada-nada
musikal. Suksesi dari
suara ini terdiri dari bagian-bagian komponen, unit-unit struktural,
prinsip dari
frase
pengutaraan
musik
secara
lengkap, korespondensi mengenai apa
yang
dapat
dinyanyikan dalam
satu
tarikan
nafas
atau
dimainkan
oleh
sebuah
tekanan
pada
gagang senar. Sebuah
melodi biasanya terdiri dari sebuah suksesi dari satu frase, dimana
bisa
terjadi
pengulangan (frase
yang
sama
diulang),
kontras
(frase
yang
benar-benar
berbeda),
atau
variasi
(frasenya
berubah,
namun
dalam
suatu
cara
identitas
frase
awal
masih
terlihat).
Hubungan
antara
komponen-komponen
frase
ini
penting
dalam
suatu
bentuk musik.
Empat tipe dasar dari bentuk musik adalah:
a. Iteratif: frase yang sama diulang-ulang.
b. Reverting: pernyataan kembali sebuah frase setelah frase kontras ditampilkan.
c. Strophic: sebuah
entitas
melodis
yang
lebih
besar
diulang-ulang
menjadi
strofi-strofi yang berbeda (stanzas) dari sebuah teks yang indah dan
menyenangkan.
d. Progresif: materi melodis baru secara berkelanjutan ditampilkan.
Tipe
dasar
iteratif
dan
reverting
dapat
ditemukan dalam
nada-nada resitasi
nyanyian
Gregorian, ballade
Perancis,
ballata
Italia,
dan
bentuk
bar
Jerman
yang
mengambil
bentuk
Binary,
Ternary,
dan
Rondo.
Tipe
dasar
Strophic
dapat
ditemukan
|