|
39
2)
Mendeteksi resiko hilangnya data.
Kehilangan data dapat menyebabkan terganggunya kegiatan operasional
perusahaan.
3) Mendeteksi
resiko
kesalahan
pengambilan
keputusan
akibat
kesalahan/
lambat/tidak lengkapnya
informasi
yang
dihasilkan
oleh pengolahan
sistem
terkomputerisasi.
Kualitas
data
atau
informasi
akan
mempengaruhi
kualitas
keputusan
yang
diambil.
Maka,
jika data salah akan mengakibatkan pengambilan keputusan
yang
salah.
4)
Mengamankan aset perusahaan karena hardware, software, dan personil
merupakan sumber daya kritis perusahaan.
5)
Mendeteksi resiko terjadinya error pada komputer.
Jika
terjadi
error
pada
komputer,
maka
organisasi
tidak dapat
menjalankan
kegiatan
operasionalnya
dengan
normal sehingga
organisasi
perlu
mengeluarkan
biaya yang tinggi untuk memperbaikinya.
6)
Mendeteksi resiko penyalahgunaan komputer.
Beberapa tindakan penyalahgunaan komputer yang perlu diwaspadai antara lain :
pengrusakan aset, pencurian aset, modifikasi aset, pelanggaran privacy, gangguan
operasi, akses yang tidak sah, ketidakpatuhan terhadap prosedur operasi.
7)
Menjaga kerahasiaan informasi.
Pengendalian
terhadap
informasi
yang
bersifat rahasia diperlukan agar informasi
tidak disebarkan kepada pihak lain.
|