|
78
mungkin sebelumnya. Jika digunakan secara tepat, prototype ini dapat
mengurangi
waktu pengembangan produk dan /
atau
memperbaiki prooduk
hasil.
Sebagai
tambahan,
untuk
memungkinkan pembuatan prototype kerja
yang
cepat,
teknologi
ini
dapat digunakan untuk
mewujudkan konsep produk secara cepat dan
murah,
meningkatkan kemudahan
dengan
konsep-konsep
yang
dapat
dikomunikasikan dengan
anggota
tim
lainnya,
senior
manager,
rekan
pengembangan, atau pelanggan potensial.
Empat
metode
langkah
untuk
merencanakan sebuah prototype selama
usaha
pengembangan produk, yaitu (Ulrich dan Eppinger, 2001: 270-274):
Langkah 1: Menetapkan Tujuan Prototype
Mengingat kembali empat
tujuan prototype,
yaitu: pembelajaran, komunikasi,
penggabungan,
dan
milestone.
Dalam
menetapkan
tujuan
sebuah
prototype,
tim
mendaftar khususnya pembelajaran dan kebutuhan komunikasi.
Anggota tim
juga
mendaftar
beberapa
kebutuhan penggabungan
baik
yang
jadi
ataupun
tidak.
Prototype diharapkan untuk menjadi satu atau beberapa tonggak utama dari
proyek pengembangan produk keseluruhan.
Langkah 2: Menetapkan Tingkat Perkiraan Konsep
Merencanakan sebuah prototype membutuhkan tingkatan di
mana
produk
akhir
diperkirakan
akan
ditetapkan.
Tim
harus
mempertimbangkan
apakah
|