![]() 82
sampel
yang
tidak
memberi peluang/ kesempatan
yang
sama
bagi
setiap
unsur
atau
anggota populasi
untuk
dipilih
menjadi
sampel (Sugiyono, 2004: 77).
Teknik
sampel
ini
meliputi:
sampling
sistematis,
sampling
kuota,
sampling
aksidental, sampling
purposive, sampling jenuh, dan snowball sampling.
Menentukan ukuran sampel dengan menggunakan rumus Paul Leedy :
N
Z
(P)(1
P) , dimana : N = Ukuran sampel
e
Z
= Peubah acak untuk tingkat kepercayaan yang
dipilih
e = Sampling error
P
= Proporsi harus dalam populasi
2.4
Metode Pengujian Data
Skala
Likert
digunakan
untuk
mengukur sikap,
pendapat,
dan
persepsi
seseorang
atau
sekelompok
orang
tentang
fenomena
sosial (Sugiyono,
2004:
86).
Dalam
penelitian
fenomena
sosial
ini
telah
ditetapkan
secara
spesifik oleh
peneliti,
yang
selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian.
Dengan skala Likert, maka variabel
yang akan diukur dijabarkan
menjadi
indikator
variabel.
Kemudian
indikator
tersebut
dijadikan
sebagai
titik
tolak
untuk
menyusun
item-item
instrumen
yang
dapat
berupa
pernyataan
atau
pertanyaan. Jawaban
setiap
item
instrumen
yang
menggunakan skala Likert mempunyai
gradasi dari sangat
positif sampai sangat negatif.
|