Home Start Back Next End
  
46
c.   selisih antara PPh Pasal 21
menurut penghitungan
huruf a
dan
huruf b
adalah PPh
Pasal 21
atas
penghasilan tidak teratur berupa tantiem,
jasa
produksi, dan sebagainya.
2. 
Dalam
hal
pegawai
tetap
yang
kewajiban
pajak
subyektifnya
sudah
ada
sejak
awal
tahun,
namun
baru
mulai
bekerja
setelah
bulan
Januari,
maka
PPh
Pasal
21 atas penghasilan
yang
tidak
teratur tersebut
dihitung
dengan
cara
sebagaimana pada
butir 1
dengan
memperhatikan ketentuan
mengenai
Penghitungan
PPh
Pasal
21
Bulanan
atas
Penghasilan
Teratur
pada
butir
A.1. angka 2 huruf b, c dan d di atas.
2.5
Object Oriented
Analysis and Design
2.5.1
Object
Berdasarkan Mathiassen
et
al.
(2000,
p.
4)
pengertian object
adalah
suatu
entitas yang memiliki identity, state, dan behavior.
Sedangkan menurut
Lau (2001, p.1) object merupakan abstraksi baik
untuk
hal-hal
konseptual
maupun
fisik.
Objek
memiliki keadaan
dan
identitas
yang
melekat.
Objek
mencapai
tingkah
laku
tertentu
melalui
suatu
kumpulan
operasi
yang didefinisikan diawal, yang mana dapat masuk atau merubah keadaannya.
2.5.2
System Definition
Menurut
Mathiassen
et
al.
(2000,
p.24),
System
definition adalah
merupakan
suatu
gambaran secara
umum
dari
sistem
yang
berjalan
dalam
perusahaan tersebut.
Dan
yang
kita
bahas
dalam
skripsi
ini
adalah
sistem
penggajian.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter