|
31
6.
Memungkinkan
pembalikan aksi
yang
mudah
Apabila
me1nungkinkan, aksi
harus
bisa
dibalik.
Ciri
ini
mengurangi
kegelisahan
karena
pengguna
tahu bahwa
kesalahan
dapat
diperbaild
sehingga mendorong penjelajahan pilihan yang
tidak
biasa
dipakai.
7.
Mendukung pusat
kendali internal
(internal locus
of kontrol)
Operator
yang
berpengalaman menginginkan
bahwa
mereka
bertanggung
jawab
terhadap
sistem
dan
sistem
merespon
ak:si
yang
diberikan,
karena
manusia yang
memegang
kontroL
8.
Mengurangi beban
ingatan jangka
pendek
Batasan
jangka
pendek
pemrosesan
infonnasi
pada
manusia
memerlukan
tampilan
yang
sederhana,
tampilan
banyak halaman
digabungkan,
frekuensi
pergerakan
window
dikurangi,
dan
waktu
peiatihan
yang
cukup
diberikan
untuk
kode-kode, hafalan,
dan
urutan
aksi-aksi.
2.3..1
State
Transition
Diagram
Menurut
Pressman
(2001,
p302)
State
Transition
Diagram (STD)
mengindikasikan
bagaimana
perilaku
(behavior)
suatu
sistem
terhadap suatu
tindakan
(events).
STD
1nenampilkan berbagai
jenis
model
dari
perilaku
sistem
dan
tingkah laku
dimana transisi
dibuat
dari
state
satu
ke state
yang
lain.
Penyajian
STD
merupakan
dasar untuk
pembentukan
perilaku. STD
disajikan
dengan
1nenggunakan notasi-notasi
berikut:
Ill!
Persegi empat
(State), adalah kumpulan
model
dari
tingkah
laku
yang
dapat
diobservasi.
Simbol
state :
|