|
27
2.
Nonprobality
Sampling
merupakan
teknik
pengambilan
sampel
yang
tidak
memberi
peluang
atau
kesempatan
yang
sama
bagi
setiap
unsur
atau
anggota
populasi untuk
dipilih
menjadi
sampel
dan
anggota
populasinya
bersifat
homogen.
Teknik
sampel
ini meliputi:
a. Sampel
Sistematis
:
teknik
pengambilan sampel berdasarkan
urutan dari
anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
b. Sampel
Quota
:
teknik
untuk menentukan
sampel dari
populasi
yang
mempunyai ciri - ciri tertentu sampai jumlah ( kuota ) yang diinginkan.
c. Sampel
Aksidental
:
teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu
siapa
saja
yang
secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai
sampel.
d. Sampel
Purposive
:
teknik
penarikan
sampel
purposive
dilakukan
jika
peneliti
ingin mendalami
suatu
kasus yang
melibatkan
jenis
responden
tertentu dan masalah yang diteliti.
e. Sampel
Jenuh
: teknik penentuan sampel
bila
semua
anggota populasi
digunakan
sebagai
sampel.
Hal
ini
sering
dilakukan
bila
jumlah
populasi
relatif kecil yang kurang dari 30 orang.
f.
Snowball Sampling:
teknik
penentuan
sampel
yang
mula
-
mula jumlahnya
kecil,
kemudian
membesar.
Dimana
responden
awal dipilih
dengan
sampel
probabilitas
sedangkan
responden
berikutnya diperoleh
dari
usulan /
masukan responden
sebelumnya.
Teknik
ini
digunakan
juga
pada
kasus-kasus
yang cenderung sensitif sehingga sulit untuk menyusun kerangka sampel.
|