|
30
2.2.7. Skala Pengukuran
Menurut
Sugiyono
(
2004,
p.84
),
skala
pengukuran
merupakan
kesepakatan
yang
digunakan sebagai acuan untuk
menentukan panjang pendeknya
interval
yang
ada
dalam
alat
ukur,
sehingga
alat
ukur
tersebut
bila
digunakan
dalam pengukuran
akan
menghasilkan data kuantitatif.
Dengan
skala
pengukuran,
maka
nilai variabel yang
diukur
dengan instrumen
tertentu dapat dinyatakan dalam bentuk
angka,
sehingga akan
lebih akurat,
efisien,
dan
komunikatif.
Ada 4
macam skala pengukuran yaitu :
a)
Skala Likert
Skala
Likert
digunakan
untuk
mengukur
sikap,
pendapat
dan persepsi
seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial.
b)
Skala Guttman
Skala
Guttman
digunakan
bila
ingin
mendapatkan jawaban
yang
tegas
terhadap
suatu
permasalahan
yang
ditanyakan
seperti ya-tidak
;
benar
salah; pernah-tidak pernah ; positif-negatif dan lain-lain.
c)
Sematic Deferential
Skala
ini digunakan untuk
mengukur
sikap
hanya
bentuknya
tidak
pilihan
ganda
maupun
checklist,
tetapi tersusun
dalam
satu
garis
kontinum
yang
jawabannya
sangat
positifnya
terletak
dibagian kanan
garis
dan
jawabannya
yang sangat negatif terletak dibagian kiri garis atau sebaliknya.
d)
Rating Scale
Skala pengukuran
yang
bersifat
kuantitatif.
Dalam rating
scale
data
mentah
yang diperoleh berupa angka kemudian
ditafsirkan
dalam
pengertian
|