Home Start Back Next End
  
38
parameter melalui statistik ( data sampel )
tersebut dinamakan
uji
hipotesis
statistik.
Oleh
karena
itu
penelitian yang
berhipotesis
statistik
adalah
penelitian
yang
menggunakan sampel.
Statistik
parametris
kebanyakan
digunakan
untuk
menganalisis data
interval
dan
rasio.
Dan
statistik
parametris
memerlukan terpenuhi
banyak
asumsi.
Asumsi
yang
utama
adalah
data
yang
akan
dianalisis
harus
berdistribusi
normal.
Pengukuran
dilakukan
dengan
pengujian
normalitas
dengan 
uji
Lilliefors.
Dan
dalam
penggunaan
salah
satu
test
mengharuskan data
homogen
yang
diukur
dengan uji Bartlett, dalam regresi harus terpenuhi asumsi linieritas.
b.   Statistik Nonparametris
Statistik
nonparametris
tidak
menguji
parameter
populasi,
tetapi
menguji
distribusi.
Statistik
nonparametris
kebanyakan digunakan
untuk
menganalisis data nominal dan ordinal.
2.2.10. Uji Hipotesis
Menurut 
Sugiyono 
2004, 
p.156 
), 
hipotesis 
diartikan 
sebagai 
jawaban
sementara terhadap
rumusan
masalah
penelitian.
Secara
statistis
hipotesis
diartikan
sebagai
pernyataan
mengenai
keadaan populasi (
parameter
)
yang
akan
diuji
kebenaranya
berdasarkan
data
yang
diperoleh
dari
sampel
penelitian.
Jadi
maksudnya
adalah
taksiran
keadaan
populasi
melalui
data
sampel.
Oleh
karena
itu
dalam
statistik
yang
diuji
adalah
hipotesis
nol.
Jadi
hipotesis
nol
adalah
pernyataan tidak
adanya
perbedaan
antara
parameter
dengan
statistik
(
data
sampel
).
Lawan
dari
hipotesis
nol
adalah 
hipotesis  alternatif, 
yang 
menyatakan  ada  perbedaan  antara  parameter  dan
statistik.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter