|
49
Contoh:
Saldo
sub
buku
besar/
buku
besar
pembantu
piutang
dagang
harus sama dengan saldo akun pengendalian buku besar.
e)
Pemadanan
Memadankan
(matching)
pos-pos
dengan
pos-pos
lain
yang
diterima
dari sumber
independen untuk mengendalikan pemrosesan transaksi.
Contoh:
Klerk
hutang
dagang
memadankan
faktur-faktur
pemasok
dengan order pembelian dan laporan penerimaan.
f)
Tickler file
File pengendali yang
memuat pos-pos berurutan berdasarkan umur
untuk pemrosesan atau tujuan-tujuan lebih lanjut.
Contoh: Faktur-faktur diarsip menurut tanggal jatuh tempo.
g)
Koreksi kekeliruan secara otomatis
Koreksi
kesalahan otomatis atas transaksi atau catatan-catatan yang
melanggar pengendalian detektif.
Contoh:
Memo
kredit
secara
otomatis
dihasilkan
jika
pelanggan
membayar
lebih saldo
mereka.
3.
Pengendalian keluaran
Pengendalian keluaran dirancang
untuk
memeriksa apakah
masukkan dan
pemrosesan berpengaruh pada keluaran secara absah dan apakah keluaran telah
didistribusikan secara memadai.
2.4
Kontrol Aplikasi
Menurut
Jones
dan
Rama
(2006,
p122),
kontrol
dalam
aplikasi
terbagi
menjadi empat kategori yaitu:
|