|
10
menghasilkan penemuan dan pengembangan senjata semakin banyak, seperti; gada
kayu, pasak kayu, tombak panjang, pisau batu, kapak batu, martil batu, panah tulang,
dll.
Kehidupan keluarga
menjadikan manusia hidup berkelompok, dengan
semakin bertambahnya populasi, mereka membentuk rumpun
atau suku. Lalu
terbentuklah desa-desa dan dipilihnya orang terkuat sebagai pemimpin. Keahlian bela
diri menjadi salah satu syarat untuk manghantarkan seseorang kepada posisi tertinggi
di
desanya,
maka
mereka
mulai
termotivasi
untuk
berlatih
Wushu.
Kualitas
Wushu
meningkat secara bertahap dan banyak gerakan-gerakan baru yang dikembangkan.
Dengan perkembangan waktu, jumlah suku pun kian bertambah dan pimpinan suku
mengangkat
dirinya
menjadi
raja-raja
kecil. Merasa
dirinya
kuat,
mereka
menjajah
wilayah-wilayah lain sehingga peperangan timbul dimana-mana. Wushu menjadi
salah satu bekal penting dalam memenangkan perang.
2.3 Perkembangan Wushu Pada Masa Dinasti-Dinasti
Dinasti
Shang
(
?? ),
diciptakan
banyak
peralatan
perang
seperti
pisau,
kapak, tombak, tombak berbentuk kombinasi pisau, belati dan kapak (senjata jaman
dulu), tombak dengan mata pisau bulan sabit, dll. Pada zaman ini sudah ada
pertandingan
Wushu,
di
samping
itu
juga
masyarakat
sudah
mampu
menggunakan
alat perang demi meningkatkan kemampuan teknik perang.
Dinasti
Perang
Semi
Gugur
(???),
muncul
alat-alat
perang
yang
terbuat
dari besi, jenis peralatannyapun semakin banyak. Sudah sering diadakan lomba untuk
perkembangan seni perang (Wushu).
|