|
28
2.2.7.9 Potensial Failure Mode and Effect Analysis (PFMEA)
PFMEA
adalah
sistematika
dari aktivitas
yang
mengidentifikasi
dan
mengevaluasi
tingkat
kegagalan
potensial
yang
ada pada
sistem,
produk,
atau
proses
terutama
pada
bagian
akar-akar
fungsi
produk
atau
proses
pada faktor
faktor yang mempengaruhi
produk atau proses.
Tujuan
PFMEA
adalah
mengembangkan,
meningkatkan,
dan
mengendaliakn
nilai atau harga probabilitas dari failure
yang terdeteksi dari
sumber
(input),
dan
juga
mereduksi
efek-efek
yang
ditimbulkan
oleh
kejadian
failure tersebut.
2.3 Metode Six Sigma
2.3.1
Pendekatan
Six sigma
Dalam inisiatif Six Sigma dikenal dua pendekatan praktis, yaitu:
1. Six Sigma Process Improvement (SSPI)
Berdasarkan
pendapat
Anang
H.
Strategi
Six
Sigma
(2007,
P51)
SSPI
adalah metode
kualitas dengan pendekatan pada
strategi pengembangan
dan
peningkatan
produk/proses
tanpa
harus
melakukan
berbagai
perubahan
pada
desain
proses
atau
pada
fundamental
struktur
proses
yang sudah
ada.
Metode
tersebut
hanya
mencari
solusi
dari
permasalahan-permasalahan
yang muncul pada proses dan variasi-variasi
kinerja proses.
2. Design For Six Sigma (DFSS)
DFSS
menurut pendapat Anang H. Strategi Six Sigma (2007, P51)
adalah
metode
kualitas
dengan
pendekatan
strategi
yang secara
tegas
melakukan
berbagai perubahan pada desain dan pada fundamental struktur proses.
Tujuan
DFSS
adalah
mencari
jawaban
desain
proses
maksimal
berdasarkan
|