|
33
1. Membantu mengurangi variabilitas
2. Memonitor kinerja setiap saat
3. Memungkinkan
proses koreksi untuk mencegah penolakan
4. Trend dan kondisi diluar kendali terdeteksi secara tepat
2.4 Lean Six Sigma
2.4.1
Pengertian Lean
Menurut
pendapat Gaspersz Lean
Six
Sigma
(2007,
P01)
lean
adalah
suatu
upaya
terus
menerus
untuk
menghilangkan
pemborosan
(waste) dan
meningkatkan
nilai
tambah
(value
added)
produk
agar
memberikan
nilai
kepada
pelanggan (customer value).
Lean berdasarkan
pendapat
Gaspersz
Lean Six Sigma
(2007,
P01)
yang
dikutip
dari
APICS
Dictionary
(2005)
mendefinisikan
lean
sebagai
suatu
filosofi
bisnis
yang
berlandaskan
pada
minimalisasi
penggunaan
sumber
sumber
daya
(termasuk
waktu)
dalam
berbagai
aktivitas
perusahaan.
Lean berfokus
pada
identifikasi
dan
eliminasi
aktivitas
aktivitas
tidak
bernilai
tambah
(
non
value
adding
activities)
dalam
desain,
produksi,
dan
supply
chain
management
yang
berkaitan langsung dengan pelanggan.
Kesimpulan,
lean
dapat
didefinisikan
sebagai
suatu pendekatan
sistematik
untuk
mengidentifikasi
dan
menghilangkan
pemborosan
(waste)
atau
aktivitas
aktivitas
yang
tidak
bernilai
tambah
melalui
peningkatan
terus
menerus
secara
radikal
dengan
cara
mengalirkan
produk
(material,
work in
process,
output), dan
informasi
menggunakan
sistem
tarik
dari
pelanggan
internal dan eksternal untuk mengejar keunggulan dan kesempurnaan.
|