|
30
2.4
Kapasitas Produksi
2.4.1
Definisi Kapasitas Produksi
Menurut
Vincent
Gaspersz
(2005, p203),
kapasitas
produksi
merupakan
suatu
kemampuan
dari suatu
fasilitas
produksi
untuk
mencapai
jumlah
kerja
tertentu
dalam
periode
waktu
tertentu
dan
merupakan
fungsi
dari banyaknya
sumber
sumber
daya yang
tersedia
dalam
periode
waktu
tertentu
serta
merupakan
fungsi
dari banyaknya
sumbersumber
daya
yang
tersedia,
seperti
peralatan,
mesin,
personel, ruang, dan jadwal kerja.
2.4.2
Metode Pengukuran Kapasitas Produksi
Menurut Vincent
Gaspersz (2005, p208), terdapat tiga
metode
dalam pengukuran
kapasitas produksi
yang ada yaitu :
a)
Theoretical Capacity (Maximum Capacity atau Design Capacity)
Merupakan
kapasitas
maksimum
yang
mungkin
dari sistem
manufaktur
yang
didasarkan
pada
asumsi
mengenai
adanya
kondisi
ideal
seperti
tiga
shift
per
hari,
tidak
ada
downtime
mesin,
dan
lainnya.
Jadi
kapasitas
ini diukur
berdasarkan
jam kerja
yang
tersedia
untuk
melakukan
pekerjaan,
tanpa
suatu
kesempatan untuk berhenti atau beristirahat.
b)
Demonstrated Capacity (Actual Capacity atau Effective Capacity)
Merupakan
tingkat
output
yang dapat
diharapkan
berdasarkan
pengalaman,
yang
mengukur
produksi
secara
actual
dari
pusat
kerja
di waktu
lalu,
yang
biasanya
diukur
menggunakan
angka
rata-rata
berdasarkan
beban
kerja
normal.
|