Home Start Back Next End
  
29
2.4.2
Pengertian Rekayasa Piranti Lunak
Menurut
Pressman (2001,
p20)
rekayasa
piranti
lunak
adalah
penerapan dan
pemakaian
prinsip
rekayasa
dalam
rangka
mendapatkan piranti
lunak
ekonomis
yang
terpercaya dan bekerja secara efisien pada mesin komputer.
Rekayasa
piranti
lunak
mencakup
tiga
elemen
yang
mampu
mengontrol proses
perkembangan piranti lunak, yaitu:
1. 
Metode
Metode
merupakan cara-cara
teknis
membangun piranti
lunak
yang
terdiri
dari
perancangan
proyek
dan
estimasi,
analisis
kebutuhan
sistem
dan
piranti
lunak,
perancangan
struktur
data,
arsitektur
program, prosedur
algoritma,
pengkodean, pengujian dan pemrograman.
2. 
Alat-alat bantu
Alat-alat
bantu
menyediakan dukungan
otomatis
atau
semi otomatis
untuk
metode-metode
seperti
Computer
Aided
Software
Engineering
(CASE)
yang
mengkombinasikan
piranti
lunak
dan
piranti
keras
dan
software
engineering
database (tempat
penyimpanan
yang
mengandung
informasi
yang
penting
tentang
analisis,
perancangan, pembuatan
program,
dan
pengujian)
untuk
pengembangan
piranti
lunak
yang
sejalan
dengan Computer
Aided
Design/Engineering (CAD/E) untuk piranti keras.
3. 
Prosedur-prosedur
Prosedur-prosedur
untuk
menghubungkan
alat-alat
bantu
dengan
metode.
Tujuan
dari
prosedur
yaitu
untuk
mendapatkan piranti
lunak
yang
efisien,
berguna dan ekonomis.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter