Home Start Back Next End
  
30
2.4.3
Daur Hidup Pengembangan Piranti Lunak
Penulis 
menggunakan 
metode 
linear 
sequential 
model 
dalam 
perancangan
aplikasi
ini.
Menurut
Pressman
(2001,
pp28-29), tahapan-tahapan
yang
terdapat
dalam
metode ini adalah, yaitu:
1. 
Analisis dan rekayasa sistem (system engineering and modeling)
Dalam
tahap
ini,
pekerjaan
dimulai
dengan
menetapkan kebutuhan-
kebutuhan
piranti 
lunak  untuk  semua  elemen  sistem,  karena  piranti 
lunak
adalah bagian dari
yang penting dari
sebuah sistem. Peninjauan dalam tahap
ini
penting
karena
piranti
lunak
harus
dapat
berinteraksi
dengan
elemen-elemen
lainnya seperti piranti keras, manusia, dan basis data.
2. 
Analisis kebutuhan piranti lunak (software requirements analysis)
Dalam
tahap
ini,
seorang
analis
piranti
lunak
harus
menganalisis kebutuhan
agar
dapat
mengetahui
seluruh
informasi,
fungsi,
performa dan
antarmuka
yang
dibutuhkan agar dapat digunakan sebagai dasar sistem yang akan dibangun.
3. 
Perancangan (design)
Dalam tahap
ini,
perancangan terhadap piranti
lunak dilakukan. Perancangan
piranti
lunak
merupakan
sebuah proses
yang
terdiri
atas
beberapa
langkah
yang
difokuskan pada
empat
perlengkapan program
yang
berbeda
yaitu
struktur data,
arsitektur piranti lunak, representasi antar muka, dan prosedur yang detail.
4. 
Pembuatan program (code generation)
Dalam
tahap
ini,
hasil
perancangan
diterjemahkan
ke
dalam
bentuk
yang
dapat dimengerti oleh mesin/komputer.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter