Home Start Back Next End
  
30
3.   Mampu 
bekerja 
untuk 
user 
agent 
yang 
berada 
dibelakang 
NAT 
(Network
Address Translation) atau common firewall dengan relatif mudah.
4.   Kualitas suara dan sebagian besar penggunaan bandwidth diserahkan pada peer-
to-peer.
5.   Telah
terbukti
cukup
baik
untuk
beberapa
VoIP
Service
Provider,
seperti
VoIP
Rakyat dan VoIP Marsinah.
2.7.1
Signaling  Session Initiation Protocol (SIP)
2.7.1.1  Pengenalan SIP
SIP
(Session
Initiation
Protocol)
atau
dikenal
juga
dengan
IETF
RFC
3261 (Anonymous, 2005d) didesain sebagai protokol multimedia yang dapat
memanfaatkan kegunaan dari arsitektur aplikasi internet yang sudah ada. Sebagai
sebuah protokol panggil, SIP hanya mengatur bagaimana cara membangun dan
menutup sebuah sesi komunikasi. SIP menggunakan protokol lainnya dari IETF
untuk
mengatur
semua
aspek
dalam
VoIP
dan
sesi
komunikasi,
seperti
RTP
untuk
media
transfer,
SDP
untuk
menentukan cara berkomunikasi, URL untuk
pengalamatan,
Domain
Name
System
(DNS)
untuk
menentukan
suatu
alamat,
dan Telephony Routing Over (TRIP) untuk pengaturan jalur panggilan.
SIP (Raharja, 2004) adalah sebuah signaling protocol (application-layer
control) untuk menciptakan, mengatur dan menghentikan sesi komunikasi
multimedia
antara
dua
atau
lebih
peserta.
Sesi
komunikasi
ini
meliputi internet
multmedia
conference,
internet
telephone
calls dan
distribusi
multimedia.
SIP
bukan
media transfer
protocol,
sehingga
SIP
tidak
membawa
paket
suara
atau
video. SIP memanfaatkan RTP (Real Time Protocol) untuk media transfer.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter