Home Start Back Next End
  
26
dari  luar.  Tidaklah
diperlukan
interface-interface
yang  sama
pada  semua  mesin,
dengan syarat setiap mesin dapat menggunakan semua protokol dengan benar.
Contoh
sebuah
pesan
M
dihasilkan
oleh
sebuah
proses
aplikasi
yang
bekerja
di
layer
5
dan
diberikan
ke
layer
4
untuk
ditransmisikan.
Layer
4
menambahkan
sebuah
header
dibagian
depan
pesan
tersebut.
Untuk
mengidentifikasi pesan
dan
mengharuskan
hasilnya
ke
layer
3.
Header
berisi
informasi,
seperti deret
angka-
angka, 
untuk 
memunginkan 
layer 
di 
mesin 
yang 
dituju  dapat 
mengirimkan
pesannya
dengan
urutan
yang
benar
jika
layer
di
bawah
tidak
menjaga
urutannya.
Pada sebagian layer, header juga berisi ukuran, waktu dan field-field kontrol lainnya.
Dalam sejumlah
jaringan, tidak ada
batas
ukuran
bagi pesan
yang dikirimkan
pada
protokol layer
4,
hampir
selalu
ada
batas
ukuran
bagi
protokol
layer
3
nya.
Karena
itu,
layer
3
harus
memecah
pesan-pesan
yang
diterimanya
menjadi
satuan-
satuan
yang
lebih
kecil,
paket
dan
menambahkan header
layer
3
ke
setiap
paket
tersebut. Dalam contoh ini pesan M dipecah menjadi 2 bagian : M1 dan M2.
Layer
3
menentukan
saluran
mana
yang
akan
dipakai
dan
meneruskan
paket
ke
layer
2.
Layer
2
tidak
hanya
menambahkan header
ke
setiap
potongan
pesan
tersebut, tetapi juga sebuah trailer, dan mengirimkan unit
yang dihasilkan itu ke
layer
1
untuk transmisi fisik.
2.6.2
Model-Model Referensi
Model-model
referensi
dibagi
menjadi
2
arsitektur
jaringan
yang
penting,
masing-
masing adalah model referensi OSI dan model referensi TCP/IP.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter