|
30
menghasilkan
percakapan
dengan
bit-rate yang
rendah
untuk
aplikasi
telepon.
Sedangkan MPEG-1 dan MPEG-Layer 3 umumnya digunakan untuk transfer
audio dengan kualitas tinggi dan bandwidth menengah.
Berikut
beberapa
penjelasan format-format yang umum dipakai.
2.11.1 H.261 Video Conferencing
H.261
merupakan
video codec
asli
dan
dijadikan
sebagai
standar
MPEG-1.
H.261
dikembangkan
oleh International
Telecommunications
Union (ITU)
untuk videophones dan video conferencing melalui
jalur
ISDN (Integrated Subsciber Digital Network).
Codec H.261
mendukung
layar CIF
(Common Intermediate
Format)
berukuran
350x288
pixels
dan
Quarter
CIF
(QCIF)
berukuran
176x144 pixels. Codec ini juga mendukung data rate dari 64 Kbit/s sampai
2 Mbit/s.
2.11.2 MPEG1
MPEG
(Moving
Picture
Experts
Group) adalah standar
internasional yang digunakan untuk segala jenis multimedia. MPEG1
merupakan standar video yang pertama kali sukses dikembangkan oleh
sebuah komunitas multimedia untuk audio-visual pemograman. Standar ini
sudah
lama
digunakan
untuk
video
presentasi
dalam CD-ROMs.
Tidak
seperti format H.261 pada umumnya,
MPEG-1
mendukung
resolusi
PAL
(352x288
at
25fps)
dab
NTSC
(352x240
at
30
fps).
MPEG-1
didesain
untuk
aplikasi
berbasis
CD-ROMs
dengan
data
rate
mencapai
1,5Mbp/s
dan mendukung proses streaming.
|