|
23
b. Pengoperasian normal (useful life region/chance failure)
Periode waktu
ini ditandai dengan
laju kerusakan
yang konstan. Kerusakan
yang
terjadi pada fasa
ini
umumnya disebabkan oleh adanya penambahan beban secara
tiba-tiba, kesalahan manusia atau kerusakan yang tidak jelas penyebabnya.
c. Periode wear out (wear out failure)
Periode
ini
ditandai
dengan
laju
kerusakan yang
meningkat tajam,
karena
memburuknya kondisi
peralatan.
Bila
suatu
alat
telah
memasuki
fasa
ini,
sebaiknya
dilakukan
perawatan
pencegahan
untuk
mengurangi terjadinya
kerusakan
yang
lebih
fatal. Fasa
ini
disebabkan oleh produk
atau peralatan
yang
digunakan
sudah
melebihi
umur
produk,
perawatan yang
tidak
memadai,
kelelahan karena friksi, aus karena pemakaian dan korosi.
Dilihat
dari
Gambar
2.1,
ternyata
periode
early
failures
dapat
didekati
dengan
distribusi
Weibull,
sedangkan periode
chance
failure
dapat
dipenuhi
dengan
distribusi
Weibull dan distribusi Eksponensial.
Dan
untuk periode wear out failures dapat didekati
dengan distribusi Weibull dan distribusi Lognormal.
Perhitungan laju
kerusakan
berdasarkan
distribusi
menunjukan
alternative
tindakan
pada
komponen.
Apabila
identifikasi
distribusi
menunjukkan bahwa
waktu
kerusakan memiliki
laju
kerusakan
yang
konstan
atau
menurun
(berdistribusi
exponential
atau
Weibull
dengan
ß=1)
maka
penggantian
pencegahan
kerusakan
tidak
akan
efektif
untuk
dilaksanakan
karena
tidak
akan
meningkatkan keandalan
komponen
Sebaliknya, bila
interval
kerusakan
memiliki
laju
kerusakan
meningkat
(berdistribusi
Weibull
dengan
ß>1,
normal
dan
lognormal)
maka
penggantian pencegahan kerusakan
akan efektif untuk dilaksanakan.
|