Home Start Back Next End
  
34
2.15
Identifikasi Reliabilitas
Identifikasi reliabilitas dilakukan melalui dua tahap, yaitu pendugaan parameter,
dan uji goodness of fit. Perincian kedua tahap tersebut diberikan pada uraian berikut.
2.15.1  Pendugaan Parameter
Parameter dari suatu distribusi hanya dapat diduga (diestimasi) dan tidak dapat
secara
tepat
diketahui,
karena
tidak ada
suatu
metode
yang
dapat
mengetahui
dengan
tepat parameter dari suatu distribusi berdasarkan data sampel yang diambil. Pada
penjelasan sebelumnya, pendugaan parameter dapat dihitung bersama-sama
dengan
identifikasi awal distribusi, yaitu
dengan
menggunakan
metode least
square fit,
tetapi
metode
tersebut
umumnya
kurang
disukai. Metode
pendugaan
parameter
yang
lebih
sering digunakan adalah Maximum Likelihood Estimator (MLE).
Secara
umum,
untuk
menentukan
MLE
dari
setiap
distribusi
teoritis,
kita
harus
mencari
nilai
maksimum
dari
likehood
function
berikut
yang
mengandung
sejumlah
parameter ?1
,.......,?
k
yang tidak diketahui (Ebeling, p375).
n
L
(L(?
1
,....,?
k
)) =
?
f
i
=1
t
i
?
1
,...,?
k
(2.15)
Tujuan MLE adalah
menentukan parameter
?
1
,.......,?
k
yang dapat
memberikan
likehood
function
yang
sebesar
mungkin
untuk
setiap
nilai
t1
,
t
2
,..., t
n
.
Nilai
maximum
likehood
function
dapat
diperoleh
dengan
mengambil
turunan
pertama
dari
logaritma
likehood function = 0, yaitu :
d
ln L(?1
,...,?
k
)
d?
1
i = 1,2,…,k
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter