![]() 23
TQM
Six Sigma
Bisnis Inti
Tujuan
kepemimpinan
Aplikasi
W
aktu
dan kesempatan
Organisasi
Fokus
Bukan bagian dari strategi bisnis
Dewan Quality tidak termasuk manajer senior.
Tidak ada tanggung jawab di garis lini bawah
terlalu banyak tempat dengan beraneka ragam projek
Perbaikan terhadap semua masalah quality
Biasanya tidak ditargetkan
ke semua proses bisnis.
Biasanya tidak fokus
Tidak ada level performance
Biasanya hanya di support oleh vokal yang kuat
Sering ditempatkan oleh aktif leader yang telah
sukses ada level tertentu.
kebanyakan manajemen
menyusupkan leader
Mempelajari semua tools
Tidak terlibat pada lini bawah
Menggunakan
semua tools yang memungkinkan.
terlalu banyak tempat dengan beraneka ragam proyek
Hanya didalam departement (QC)
Biasanya berdasarkan kriteria krtie dari cutomers.
Tidak ada target waktu
Organisasi terpisah
Tidak dapat di hitung ke bisnis unit.
Kumpulan dari para ahli
Merupakan jenjang karir
Tempat untuk masa akhir dari karir.
Mafaktur Produk-
produk Service
atau Jasa
Pemasaran
strategi berasal dari unit bisnis atas
Senior manajer adalah dewan quality
Proyek memiliki keuntungan yang lebih baik
Projek dijaga dan dipilih oleh manajer
3.4 DPMO (Defect per million Opportuniti)
area di targetkan / difokuskan
luas projek didefinisikan oleh management
Dimana kesuksesannya berdasarkan implementasi
permintaan manajemen.
Posisi Managemen berada pada peran aktif di
semua fase Six Sigma.
Black belt (berpengalaman) yang telah di latih Projek
diharapkan untuk bertemu secara objektif Hanya
menggunakan toolsyang perlu selama proyek.
Dihasilkan.perbaikan yang signifikan
Hasil terbaik ketika fokus kepada customers
Fokus kepada bisnis proses
Perbaikan
signifikan pada setiap proyek
Rentang waktu menjadi bagian dari ruang lingkup.
Laporan terbaik dalam bisnis
Black belt dalam unit bisnis
Senior leader sebagai Dewan quality
Black belt mengembalikan fungsi lini.
Semua bisnis proses
2.4 Komparasi Six Sigma
dan
TQM
Perbandingan TQM dan Six sigma dapat dilihat dalam tabel berikut :
Tabel 2.1 Komparasi TQM dan Six Sigma
2.5 Analisa
statistik dalam
pengendalian Kualitas
Metode dasar untuk pelaksanaan pengendalian kualitas adalah penggunaan metode
statistika yang berupa :
a. Bagan Pengendalian (control chart)
b. Inspeksi berdasarkan sampling
|