|
25
Alat
untuk menganalisis keadaan nyata
dan
permasalahan yang
ada.
Berdasarkan data yang diperoleh maka akan bisa dicari hubungan antara
penyimpangan
yang terjadi (akibat) dengan
faktor-faktor signifikan
yang dianggap
sebagai sumber terjadinya kesalahan (sebab).
Alat
untuk mengendalikan proses atau
pekerjaan.
Berdasarkan
data
yang
ada
maka dapat
diketahui
apakah
proses
kerja telah
berlangsung secara
normal
atau
tidak.
Disini
peta
kontrol
(control
charts)
bisa
digunakan untuk mengevaluasi apakah proses telah berlangsung secara
normal atau
tidak,
selanjutnya tentu
saja tindakan-tindakan
korektif bisa segera diambil
apabila
ternyata diketahui bahwa proses berlangsung abnormal.
Alat
untuk pengambilan keputusan.
Berdasarkan
data
yang
mencerminkan
fakta
yang
ada akan
dapat
diketahui
dan
ditetapkan
apakah
sesuatu
sample lost
harus
ditolak
atau
diterima setelah
inspeksi
dilaksanakan.
Disini
ada
2
metode
untuk
melakukan
inspeksi,
yaitu
total
inspeksi
atau sampling. Sesuai dengan
informasi
yang diperoleh
ini
maka dapat disimpulkan
tindakan-tindakan yang harus diambil terhadap hasil kerja (output) yang diperoleh.
Alat
untuk membuat rencana atau
perbaikan.
Seperti telah dijelaskan
bahwa
data
akan berfungsi sebagai
alat atau dasar
menetapkan
usaha-usaha ke arah
tindakan-tindakan
perbaikan/korektif apabila
ternyata
ada
proses
kerja
yang salah.
Hal
ini
dilakukan
setelah
evaluasi
terhadap
kondisi
nyata sehingga tindakan korektif yang tepat bisa diambil. Dengan demikian
|