|
159
Berikut
ini adalah
tips
langkah-langkah
pengembangan
piranti
lunak
dengan
menggunakan UML (www.IlmuKomputer.com):
a.
Buatlah
daftar
business
process
dari
level
tertinggi
untuk
mendefinisikan aktivitas
dan proses yang mungkin muncul.
b.
Petakan
use
case
untuk
tiap
business
process
untuk
mendefinisikan
dengan
tepat
fungsionalitas yang
harus
disediakan
oleh
sistem.
Kemudian
perhalus
use
case
diagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.
c.
Buatlah
deployment
diagram
secara
kasar
untuk
mendefinisikan
arsitektur
fisik
sistem.
d.
Definisikan requirement
lain
(non-fungsional, security
dan
sebagainya)
yang juga
harus disediakan oleh sistem.
e.
Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat activity diagram.
f.
Definisikan
objek-objek
level
atas
(package
atau
domain)
dan
buatlah
sequence
dan
atau
collaboration
diagram
untuk
tiap
alir
pekerjaan. Jika
sebuah
use
case
memiliki kemungkinan alir
normal
dan
error,
buatlah satu
diagram
untuk
masing-
masing alir.
g.
Buatlah
rancangan
user
interface
model
yang
menyediakan antarmuka
bagi
pengguna untuk menjalankan skenario use case.
h.
Berdasarkan
model-model
yang
sudah
ada,
buatlah class
diagram.
Setiap
package
atau domain dipecah menjadi
hirarki class
lengkap dengan atribut dan
metodanya.
Akan
lebih
baik
jika
untuk
setiap
class dibuat
unit test untuk
menguji
fungsionalitas class dan interaksi dengan class lain.
i.
Setelah
class
diagram
dibuat,
kita
dapat
melihat
kemungkinan
pengelompokkan
class
menjadi komponen-komponen. Karena
itu buatlah component diagram pada
|