![]() 69
Kesalahan operasional
Kualitas sparepart yang rendah
dan faktor-faktor penyebab kerusakan yang lainnya
Dalam
hal
ini,
penghilangan
konsep
lama
penanganan
breakdown
mutlak
dilakukan, yaitu
ini
adalah
hal
yang
biasa,
terjadi
breakdown
pada
mesin!.
Ini
tidak
sesuai
dengan
visi
dan
misi
utama
pilar
maintenance
sebagai
bagian
dari
Total
Productive Maintenance (TPM), yaitu Breakdown Reduction to achieve Zero Losses.
Dalam
hal
ini kita
harus
meneliti
fakta penting
yang terjadi selama
ini di
lapangan.
yaitu
bahwa
sebagian besar dari
breakdown
yang
terjadi adalah pengulangan dan
disebabkan
oleh hal-hal yang sederhana.
Langkah-langkah pengurangan breakdown sebagai fungsi
utama dari breakdown
maintenance :
Menetapkan Rencana
Menetapkan Rencana
enetapkan Rencana
netapkan Rencana
etapkan Rencana
tapkan Rencana
apkan Rencana
pkan Rencana
kan Rencana
an Rencana
n Rencana
encana
ncana
cana
ana
na
a
Perawatan yang Terbaik
Perawatan yang Terbaik
erawatan yang Terbaik
rawatan yang Terbaik
awatan yang Terbaik
watan yang Terbaik
atan yang Terbaik
tan yang Terbaik
an yang Terbaik
n yang Terbaik
ang Terbaik
ng Terbaik
g Terbaik
erbaik
rbaik
baik
aik
ik
k
Langkah 5
Langkah 5
angkah 5
ngkah 5
gkah 5
kah 5
ah 5
h 5
Menyorot Penyebab
Menyorot Penyebab
enyorot Penyebab
nyorot Penyebab
yorot Penyebab
orot Penyebab
rot Penyebab
ot Penyebab
t Penyebab
enyebab
nyebab
yebab
ebab
bab
ab
b
Breakdown
Breakdown
reakdown
eakdown
akdown
kdown
down
own
wn
n
Sewaktu-waktu
Sewaktu-waktu
ewaktu-waktu
waktu-waktu
aktu-waktu
ktu-waktu
tu-waktu
u-waktu
-waktu
waktu
aktu
ktu
tu
u
Langkah 4
Langkah 4
angkah 4
ngkah 4
gkah 4
kah 4
ah 4
h 4
Menghilangkan
Menghilangkan
enghilangkan
nghilangkan
ghilangkan
hilangkan
ilangkan
langkan
angkan
ngkan
gkan
kan
an
n
Breakdown Be®ulang
Breakdown Be®ulang
reakdown Be®ulang
eakdown Be®ulang
akdown Be®ulang
kdown Be®ulang
down Be®ulang
own Be®ulang
wn Be®ulang
n Be®ulang
e®ulang
rulang
ulang
lang
ang
ng
g
Langkah 3
Langkah 3
angkah 3
ngkah 3
gkah 3
kah 3
ah 3
h 3
Perbaikan ke Kondisi
Perbaikan ke Kondisi
erbaikan ke Kondisi
rbaikan ke Kondisi
baikan ke Kondisi
aikan ke Kondisi
ikan ke Kondisi
kan ke Kondisi
an ke Kondisi
n ke Kondisi
e Kondisi
ondisi
ndisi
disi
isi
si
i
Awal dan Standart
Awal dan Standart
wal dan Standart
al dan Standart
l dan Standart
an Standart
n Standart
tandart
andart
ndart
dart
art
rt
t
Langkah 2
Langkah 2
angkah 2
ngkah 2
gkah 2
kah 2
ah 2
h 2
Identifikasi Jenis-jenis
Identifikasi Jenis-jenis
dentifikasi Jenis-jenis
entifikasi Jenis-jenis
ntifikasi Jenis-jenis
tifikasi Jenis-jenis
ifikasi Jenis-jenis
fikasi Jenis-jenis
ikasi Jenis-jenis
kasi Jenis-jenis
asi Jenis-jenis
si Jenis-jenis
i Jenis-jenis
enis-jenis
nis-jenis
is-jenis
s-jenis
-jenis
jenis
enis
nis
is
s
Breakdown
Breakdown
reakdown
eakdown
akdown
kdown
down
own
wn
n
Langkah 1
Langkah 1
angkah 1
ngkah 1
gkah 1
kah 1
ah 1
h 1
Gambar 2.3 Langkah-langkah Pengurangan Breakdown
|