![]() 82
2.7.1
Distribusi Weibull
Distribusi Weibull
merupakan
distribusi
yang paling
banyak
digunakan
untuk
waktu kerusakan karena distribusi ini baik digunakan untuk laju kerusakan yang
meningkat maupun laju kerusakan yang menurun.
Terdapat dua parameter
yang digunakan dalam distribusi
ini
yaitu ? yang disebut
dengan parameter skala (scale parameter) dan ß
yang disebut dengan parameter bentuk
(shape parameter).
p59) :
Fungsi
reliability
yang
terdapat
dalam
distribusi
Weibull
yaitu
(Ebeling,
1997,
(
t
)
ß
Dimana ? > 0, ß > 0, dan t > 0
Reliability function :
R(t) = e
?
Dalam distribusi Weibull yang menentukan tingkat kerusakan dari pola data yang
terbentuk
adalah
parameter ß. Nilai-nilai ß
yang
menunjukkan
laju
kerusakan
terdapat
dalam tabel berikut (Ebeling, hal 63) :
Tabel 2.1 Nilai Parameter Bentuk (ß) Distribusi Weibull
Nilai
Laju Kerusakan
0 < ß <1
Laju kerusakan menurun (decreasing failure rate)
DFR
ß
= 1
Laju kerusakan konstan (constant failure rate)
CFR
Distribusi Exponential
1 < ß < 2
Laju kerusakan meningkat (increasing failure rate)
IFR
Kurva berbentuk konkaf
ß
= 2
Laju kerusakan linier (linier failure rate)
LFR
Distribusi Rayleigh
ß
> 2
Laju kerusakan meningkat (increasing failure rate)
IFR
Kurva berbentuk konveks
3 = ß = 4
Laju kerusakan meningkat (increasing failure rate)
IFR
Kurva berbentuk simetris
Distribusi Normal
Jika parameter ß mempengaruhi laju kerusakan maka parameter ? mempengaruhi
nilai tengah dari pola data.
|