|
81
populasi
yang
diambil
secara
acak,
sehingga
model
kerusakan
tidak
cukup,
bila
hanya dibentuk berdasarkan data sampel saja.
3. Distribusi teoritis dapat juga digunakan
untuk
menggambarkan berbagai
macam laju
kerusakan.
4.
Ukuran sampel yang kecil menyediakan informasi yang sedikit mengenai proses
kegagalan. Akan tetapi, jika sampel konsisten terhadap distribusi teoritis, maka hasil
prediksi yang lebih kuat dapat diperoleh.
5. Distribusi teoritis
lebih
mudah
untuk digunakan dalam
menganalisa proses
kegagalan yang kompleks.
Terdapat
4
macam distribusi
yang
digunakan
agar
dapat
mengetahui
pola
data
yang
terbentuk,
distribusi
tersebut
antara
lain
:
distribusi Weibull,
Exponential,
Normal
dan Lognormal .
Distribusi
kerusakan merupakan
ekspresi
matematis
usia dan pola
kerusakan
mesin atau peralatan. Karakteristik kerusakan setiap peralatan/mesin akan
mempengaruhi
kedekatan
yang
digunakan dalam
menguji
kesesuaian dan
menghitung
parameter fungsi distribusi kerusakan. Pada umumnya, karakteristik dari kerusakan
setiap
mesin
tidaklah
sama
terutama
jika
dioperasikan
dalam
kondisi
lingkungan
yang
berbeda. Suatu peralatan maupun mesin yang
memiliki karakteristik dan dioperasikan
dalam kondisi
yang
sama
juga
mungkin
akan
memberikan
nilai
selang
waktu
antar
kerusakan
yang berlainan. Suatu kondisi yang berhubungan dengan kebijakan perawatan
seperti kebijakan perawatan pencegahan (preventive) memerlukan informasi tentang
selang
waktu
suatu
mesin
akan
mengalami kerusakan
lagi.
Biasanya
saat
terjadi
perubahan
kondisi
mesin
dari
kondisi
bagus menjadi rusak lagi, tidak dapat diketahui
dengan pasti. Akan tetapi, dapat diketahui probabilitas terjadinya perubahan tersebut.
|