|
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1
Pengukuran Kerja
Pengukuran
kerja
adalah
metode
penetapan
keseimbangan antara
kegiatan
manusia
atau sumber daya dan effort yang dikonntibusikan
dalam melakukan
aktivitasnya dengan unit output yang dihasilkan.
2.1.1
Definisi Pengukuran Kerja
Menurut
Wignjosoebroto (2003,
p169)
pengukuran
kerja
adalah
metode
penetapan
keseimbangan
antara
kegiatan
manusia
yang
dikontribusikan dengan
nilai
output
yang
dihasilkan.
Sehingga
dari
pengukuran
waktu
kerja
ini
akan
berhubungan
dengan
usaha-usaha untuk
menetapkan
waktu
baku
yang
dibutuhkan
guna
menyelesaikan suatu pekerjaan.
Waktu
baku
ini
merupakan
waktu
yang
dibutuhkan
oleh
seorang
pekerja
yang
memiliki
tingkat
kemampuan
rata-rata
untuk
menyelesaikan dengan
memperhatikan
situasi dan kondisi pekerjaan
yang
harus diselesaikan
tersebut. Menurut Wignjosoebroto
(2003, p170) Waktu baku ini sangat diperlukan terutama sekali untuk :
Man power planning (perencanaan kebutuhan tenaga kerja),
Estimasi biaya-biaya untuk upah karyawan/pekerja,
Penjadwalan produksi dan penganggaran,
Perencanaan
system pemberian
bonus dan insentif bagi karyawan/pekerja
yang berprestasi,
Indikasi keluaran (output) yang mampu dihasilkan seorang pekerja.
|