Home Start Back Next End
  
21
kebutuhan 
personil 
yang 
bersifat 
pribadi, 
faktor 
kelelahan, 
keterlambatan
material, dan lainnya.
Tetapkan
waktu
kerja
baku
(standard time)  yaitu  jumlah
total
antara
waktu
normal dan waktu longgar.
Berdasarkan
langkah-langkah diatas
terlihat bahwa pengukuran kerja dengan jam
henti
ini
merupakan
cara
pengukuran yang
objektif
karena
disini
waktu
diterapkan
berdasarkan
fakta
yang
terjadi
dan
tidak
hanya
sekedar
diestimasi
secara
subjektif.
Tetapi
untuk
mendapatkan waktu
kerja
baku
yang
baik
menurut
Wignjosoebroto
(2003,p173) ada asumsi-asumsi dasar yang berlaku, yaitu :
o
Metode
dan
fasilitas
untuk
menyelesaikan
pekerjaan
harus
sama
dan
dibakukan
terlebih
dahulu
sebelum
kita
mengaplikasikan
waktu
baku
ini
untuk
pekerjaan
serupa.
o
Operator 
harus 
memahami 
benar 
prosedur 
dan 
metode 
pelaksanaan 
kerja
sebelum
dilakukan
pengukuran
kerja.
Operator-operator yang
akan
dibebani
dengan
waktu   baku   ini   diasumsikan  
memiliki   tingkat   ketrampilan   dan
kemampuan 
yang 
sama 
dan 
sesuai 
untuk 
pekerjaan 
tersebut. 
Untuk   ini
persyaratan
mutlak
pada
waktu
memilih
operator
yang
akan
dianalisa
waktu
kerjanya benar-benar memiliki tingkat kemampuan yang rata-rata.
o
Kondisi 
lingkungan
fisik  pekerjaan  juga  relative  tidak  jauh  berbeda  dengan
kondisi fisik pada saat pengukuran kerja dilakukan.
o
Performance
kerja
mampu
dikendalikan
pada
tingkat
yang
sesuai
untuk
seluruh
periode kerja yang ada.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter