![]() 17
?
2
2
?
besar
jumlah
siklus
kerja
yang
diamati atau
diukur
maka
akan
semakin mendekati
kebenaran
akan
data
waktu
yang
diperoleh.
Konsistensi dari
hasil
pengukuran dan
pembacaan
waktu
oleh
stop-watch
akan
merupakan
hal
yang
diinginkan
dalam
proses
pengukuran kerja.
Semakin
kecil
variasi
atau
perbedaan
data
waktu
yang
ada,
maka
jumlah
pengukuran atau
pengamatan
yang
harus
dilakukan
juga
akan
cukup
kecil.
Sebaliknya,
semakin
besar
variabilitas
dari
data
waktu pengukuran, akan
menyebabkan
jumlah siklus kerja
yang diamati
juga akan semakin besar agar bisa diperoleh ketelitian
yang dikehendaki (Wignjosoebroto, 2000, p183).
Perhitungan
uji
kecukupan
data
dapat
dilakukan
setelah
semua
harga
rata-rata
subgrup berada dalam batas kendali. Rumus dari kecukupan data adalah:
?
Z
N' =
?=
s
2
N? Xi -
(
?
Xi
)
?
?
?
Xi
?
?
?
dimana:
N =
jumlah pengukuran data minimum yang dibutuhkan
N =
jumlah pengukuran pendahuluan yang
telah dilakukan
setelah
dikurangi data pengukuran di luar BKA atau BKB
Z
=
bilangan
konversi
pada
distribusi
normal
sesuai
dengan
tingkat
kepercayaan
s =
tingkat ketelitian
Tingkat ketelitian
menunjukkan penyimpangan maksimum hasil pengukuran dari
waktu penyelesaian sebenarnya.
Hal
ini
biasanya dinyatakan
dalam persen. Sedangkan,
tingkat
kepercayaan
menunjukkan
besarnya
kepercayaan
pengukur
bahwa
hasil
yang
|