|
10
2.1.4. Simbolisme Tarot
Tarot bermakna
tarekat
atau
"Jalan", dikenal
sejak kejayaan Islam di
Spanyol dan menjadi pelengkap studi spiritual bagi paguyuban sebuah tarekat
Islam, sebagai media penguji pendakian karomah. Atau pencerahan para muridnya
dalam menemukan
jati
dirinya.
Makna
pendakian
kemakrifatan
atau
pencerahan
adalah proses yang berkesinambungan berupa pengalaman seseorang dalam
menyelami siapa, kemana dan apa sebenarnya diri setiap pribadi itu.
Ilustrasi
dan interpretasi Tarot
berkembang
sejalan
dengan
perkembangan
jaman. Seringkali, ilustrasi Tarot dibentuk untuk melayani pandangan mistis dan
kebutuhan penggunanya.
Berdasarkan interpretasi Arthur
Edward
Waite,
artis
Pamela Colman Smith
melukis satu set lukisan Major Arcana. Hasil karya mereka kemudian diterbitkan
oleh perusahaan percetakan, Rider Company. Set Tarot ini menjadi set yang paling
populer di peradaban
modern. Set kartu tersebut dikenal juga dengan sebutan
Tarot
Rider-Waite-Smith.
A.E.
Waite
menerbitkan
buku
petunjuk
interpretasi
Tarotnya,
The Pictorial Key to the Tarot (1910).
Dua puluh dua kartu yang terdapat dalam
Arcana Mayor banyak
menimbulkan perdebatan, baik arti dari set
itu
sendiri,
maupun
interpretasi
masing-
masing
kartu.
Secara
umum,
Arcana
Mayor
dimengerti
sebagai
perjalanan
hidup
the
Fool
(si
Pandir),
melalui
segala
prahara dan
rintangan
sampai
akhirnya
dia
menemukan kebijaksanaan. Pengertian tersebut diusulkan oleh
Eden Gray
pada
pertengahan abad ke-20.
|