|
12
Ketidaksadaran
kolektif merupakan
fondasi
ras
yang
diwariskan
dalam
keseluruhan struktur kepribadian. Di atasnya dibangun ego, ketidaksadaran pribadi,
dan pengalaman individu. Jadi apa yang dipelajari secara substansial dipengaruhi
oleh ketidaksadaran kolektif yang menyeleksi dan mengarahkan tingkahlaku sejak
bayi.
Bentuk
dunia
yang
dilahirkan
telah
dihadirkan
dalam dirinya,
dan
gambaran
yang ada di dalam itu mempengaruhi pilihan-pilihan secara tidak sadar.
Ketidaksadaran pribadi dan ketidaksadaran kolektif sangat membantu
manusia
dalam
menyimpan
semua
hal
yang telah dilupakan, semua kebajikan, dan
pengalaman sepanjang sejarah.
Mengabaikan ketidaksadaran dapat merusak ego, karena ketidaksadaran
dapat
menyimpangkan
tingkahlaku
manusia, seperti
phobia,
delusi,
dan
simptom
gangguan psikologik. Isi utama dari ketidaksadaran kolektif adalah arketip, yang
dapat
muncul ke kesadaran dalam wujud simbolisasi. Simbol
inilah
yang
terungkap
pada saat mengambil tebaran kartu Tarot.
2.1.6. Tarot Indonesia
Tarot telah berkembang
luas
hingga ke Indonesia. Belum ada catatan sejarah
tertentu
yang
menerangkan
bagaimana
budaya
tarot
ini
bisa
sampai
ke
Indonesia.
Saat ini sudah diciptakannya sebuah budaya Tarot Indonesia yang salah satunya
adalah
dari
sisi
wayang.
Ani
Sekarningsih
adalah
pioneer
dalam
pembuatan
pertama kali sebuah tarot yang mewakili Indonesia.
Tokoh-tokoh wayang tergambar dalam Tarot wayang juga tidak diambil dari
sembarang
wayang.
Ia
mengambil
khusus dari wayang-wayang koleksi dari
Hamengkubuwono ke IX di Yogyakarta. Prosesnya juga tidak mudah. Karena,
|