|
22
sehingga
memiliki
bany ak
fungsi,
f
itur,
dan
content,
juga
terhubun g den gan
d
atabase
korp orasi dan ap likasi bisnis y ang rumit.
2.9 Arsitektur Client Server
Arsitektur
Client
Server
didasark an
p
ada
hal
sederh ana, y aitu
komp uter
y
ang
berbeda
melakukan
tugas
y
ang berbeda,
dan
setiap komp uter bisa
dioptimalkan
untuk
tugas
tertentu. Jadi
masuk ak al
jika
memisahk an
DBM S dari
ap likasi clien t. Di d alam
lin gkun gan n etworking, DBM S terdap at di dalam satu komp uter. Tetap i bany ak ap likasi
y
ang men gakses
da tabase dan
semua
client melakuk an p ermintaan dar i database
y
ang
sama. Pro gram
y
ang
mener ima
dan
melay ani p ermintaan
ini
adalah
DBM S, dan
komp uter
y
ang
menjalank an DBM S
disebut
dengan server database.
Ap likasi
clien t
tidak men getahui bagaimana data disimp an di dalam database.
Pada
arsitektur client-server, ap likasi
dip ecah-p ecah ke
dalam
dua
komp onen
utama
y
ang bekerja
sama
untuk
mencap ai
satu
tujuan
bersama.
Komp onen-komp onen
ini disebut
den gan
tier
(tin gkat), dan
setiap
tingkat
men gimp lementasikan
fun gsi
y
ang
berbeda. M odel client-server men gandun g dua bu ah tingk at.
Client-server
men jadi
san gat
populer
karena
sangat
bany ak
tugas
p
emrosesan
y
ang dilakuk an p ada komp uter client, y ang b isa berupa komputer desktop y ang murah.
Semakin tinggi kemamp uan komp uter client, semakin besar p emrosesan
y
ang bisa
dilakukanny a. Dua
buah komp uter client
bisa
menerima
data
y
ang
sama
dari
clien t,
sebagai
contoh
p
enjualan
berd asarkan
d
aerah. Sebuah
ko mp uter
bisa
melakuk an
p
erhitungan sederhana, sep erti
p
erhitungan rata-rata, sementara
komp uter
clien t
lain
y
ang lebih
h
ebat
bisa
men ggabun gkan d ata den gan ap likasi p emetaan
untuk
menamp ilkan b agian y an g rumit.
|