|
21
2.9.1 Model Tiga Tingkat
M
odel dua-tingkat
adalah
sebu ah arsitektur komp uter y ang san gat
efisien
untuk
ap likasi
database,
tetap i
selalu
merup akan
p
ilihan
y
ang
terbaik. Seb agian
b
esar
programmer
mengemban gkan ap likasi
dua-tingk at
y
ang
dijalank an p ada
LAN kecil.
Bentuk y ang p aling len gkap dari ap likasi database adalah y ang melib atkan tiga-tin gkat.
Pada
arsitektur
dua-tingkat
atau
client-server,
client
berbicara
lan gsung
kep ada
database
server. Setiap ap likasi
y
ang
terhubung
den gan ke
DBM S
dan men gambil
informasi,
ad alah ap likasi
client-server.
Peran
database
server
adalah
men gakses
dan
men gupdate d ata. Semua
h
al
lainny a diserahkan
kep ada client. Den gan kata
lain clien t
bertanggun g jawab
menamp ilkan
data kep ada user,
men girimkan
input dar i user,
memp ersiap kan p ermintaan
y
ang sesuai
untuk database
server, dan akhirny a
men gimp lementasikan suatu hal y ang disebut business rules. M enurut Petroutsos (2000,
p
16),
Business
rules
ialah
p
rosedur
y
ang khusus
digunakan
o
leh
p
erusahaan
tertentu.
Sebagai
contoh, sebuah p erusahaan
mun gkin
memiliki
aturan
untuk
menentukan batas
kreditny a
untuk
p
ara
p
elangganny a. Aturan-aturan ini
harus
diterjemahkan ke
dalam
p
rogram y ang ak an dijalank an p ada client.
Aturan
bisnis
ini
serin g berubah,
sesuai
den gan
p
raktik
bisnis
di
dunia
ny ata.
Aturan-aturan
baru
dip erkenalkan,
aturan
y
ang
sudah
ada
diub ah,
artiny a bahwa
p
rogram
y
ang
men gimp lementasikan
aturan tersebut
juga
harus
ser in g diganti.
Jik a itu
terjadi
maka dip erlukanny a p endistribusian p rogram b aru ke workstation d an
memastikan semua user p ada network men ggunakan v ersi y ang baru d ari p rogram clien t
tersebut.
Jika
aturan
bisnis
diterap kan
p
ada
sever
maka
tidak
terdap at
masalah
dalam
p
endistribusian kembali ap likasi, tetap i ini akan
menambahkan b eban ke server.
|