|
25
mudah
untuk
disesuaikan
den gan
p
eran gkat
lunak.
Biay a
untuk
p
erangkat
lunak
dikonsentrasikan
kep ada
p
engemban gan.
Hal
in i
berarti
p
roy ek p erangkat
lunak
tidak
dap at diatur sep erti p engaturan p roy ek-p roy ek p emanufakturan.
2. Perangkat lunak tidak pernah usang.
Perangk at
keras
men galami
laju
k
egagalan
y
ang
san gat
tinggi
p
ada awal
hidup ny a
(kegagalan-k egagalan
itu
serin g diseb abkan oleh p erancan gan atau cacat
p
embuatan). Cacat-cacat
tersebut
harus
dikoreksi, dan
laju kegagalan turun ke
keadaan
steady-state
(dihar ap kan,
sangat
rendah)
untuk
beberap a p eriode
waktu. Tetap i
seiring
dengan p erjalanan
waktu,
laju kegagalan bertambah
lagi p ada
saat
komp onen p erangkat
keras terkena p en garuh p enump ukan debu, getaran, ketidakhati-hatian,
suhu tinggi, serta
beberap a
kerusakan
y
ang disebabkan
oleh
lin gkun gan.
Secar a
singk at
dap at
dikatakan
bahwa p erangkat keras sudah mu lai
menjadi usan g.
Perangk at
lunak tidak rentan terhadap p engaruh
limgkun gan
y
ang merusak
y
ang
meny ebabkan p eran gat keras menjad i
usan g. Kesalahan-k esalah an y ang
tidak dap at
ditemukan akan
meny ebabkan tingk at
kegagalan
men jadi
san gat
tinggi p ada awal
hidup
p
rogram.
Tetap i
hal
itu
dap at
dip erbaiki
(dihar ap kan
tidak
lagi
d
itemukan
k
esalah an
y
ang lain).
Asp ek
lain
d
ari
k
eusan gan menggambarkan
p
erbedaan
antara
p
erangk at
keras
dan p erangkat
lunak. Bila komp onen suatu p erangkat keras telah usan g, komp onen dap at
diganti
dengan
suku
cadan gny a.
Namun
tidak
ada
suku
cadan g bagi
p
eran gkat
lunak.
Setiap kegagalan
p
ernagkat
lunak
men ggambark an
kesalah an
dalam
p
erancan gan
atau
p
roses
dimana
rancan gan
d
iterjemahkan
k
edalam
kod e
mesin
y
ang
dap at
dieksekusi.
Demikian lah,
p
emelihar aan
p
ernagk at
lunak
menjadi
leb ih
komp leks
darip ada
p
emeliharaan p erangk at keras.
|