Home Start Back Next End
  
36
attribute y an g berhubun gan den gan
merek a,
hubun gan d iantara
mereka,
dan behaviour
y
ang merek a tunjukkan. Untuk melakukan semua in i, mak a dip erlukan:
1.
User  requirement
mendasar  haruslah  dikomun ikasikan  d iantara
customer  dan
software engineer.
2.
Class harus diidentifikasikan (sep erti identifikasi a ttribute dan method).
3.
Hirarki class harus sp esifik.
4.
Hubungan antar objek (relationship) haruslah d irep resentasikan.
5.
Objek behaviour haruslah dimod elkan.
6.
Tugas 1 samp ai den gan 5 diterap kan secar a iterative samp ai modelny a selesai.
Tujuan 
dari 
OOA 
sendiri 
untuk 
men gemb an gkan 
satu 
model 
y
an g  dap at
men ggamb arkan komp uter
software sebagai
usaha
untuk
memenuhi kebutuhan tertentu
dari customer. (Pressman, 2001, p 572)
Dalam  
imp lementasiny a,    berbagai  
metodolo gi  
OOA    untuk    melakuk an
p
erancangan 
y
ang 
mun cul 
p
ada 
akhir   80-an 
d
an   awal 
90- an. 
M
eskip un 
secara
terminolo gi 
dan   lan gkah- lan gkah 
y
an g  dib erikan 
o
leh 
setiap   metodologi 
tersebut
berbeda,
secara
umum
p
roses-p roses
di
dalam
OOA
cukup  mirip  satu
sama
lainny a.
Untuk 
menggamb arkan 
suatu 
Object-Orien ted 
Analysis, seoran software  engin eer
seharusny a melakukan beb erap a lan gkah tersebut:
1.
M
endap atkan customer requirement untuk sistem tersebut.
2.
Identifikasi scenario atau use-cases.
3.
M
emilih
class
dan
objek
den gan  men ggunak an
requirement
y
ang ad a
sebagai
p
anduan.
4.
Identifikasi attribu te dan op eration untuk setiap objek dari sistem.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter