|
26
membawa
keberuntungan, dan
melalui
kata-kata
yang
berlawanan
dapat
membawa
ketidakberuntungan. Menurut
Philippi
dalam
Havens
(1990
:
398),
norito
adalah
kata-
kata yang
memiliki arti, yang dapat
menggerakan kekuatan religius di dalam diri
manusia
sebagaimana
dapat
menggerakan kekuatan
spiritual
termasuk
kami
dan
roh
orang yang telah meninggal.
2.4.4.4 Naorai (Makan Bersama)
Persembahan diangkat dari altar
untuk berbagai penggunaan. Kadangkala digunakan
oleh
pendeta
atau
diberikan,
atau
dikonsumsi
pada
saat
naorai
atau
diberikan
kepada
para umat untuk dibawa pulang (Picken ,1994 : 175-179).
2.4.5 Benda yang Dianggap Suci Dalam Shinto
Berikut
ini
akan
dijelaskan beberapa alat
penting
yang
digunakan pada
upacara
menurut kepercayaan Shinto, yaitu;
1. Gohei
Simbol
persembahan,
yakni;
gohei,
yang
terdiri
dari
tongkat
yang
tersusun
kertas
putih
yang
dilipat-lipat dan
digantung
zig-zag,
diletakkan pada
bagian
tengah
sebelum
pintu ruang kecil altar,
merupakan sebuah persembahan kepada kami dan pada saat
yang
bersamaan juga
merupakan simbol
dari
kehadiran kami.
Warna
kertas
yang
dipakai
kadang berwarna, emas,
silver,
merah, biru tua atau
warna
logam, bahkan
selain kertas
kain juga dapat dipakai untuk gohei (Ono, 1998 : 21 - 25).
2. Mame
Mame
merupakan
salah
satu
media
yang
dapat
digunakan
untuk
penyucian
dalam
Shinto.
Kacang-kacangan,
dan
bibit
tanaman
merupakan
sumber
dari
kehidupan
dan
|